Sabtu, 23 Oktober 2010

KAMUT

Kata – kata Mutiara (English dan Bahasa Indonesia) :

Smile is the shortest distance between two people.
Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .

Real power does not hit hard , but straight to the point.
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran

You have to endure caterpillars if you want to see butterflies. (Antoine De Saint)
Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)

Only the man who is in the truth is a free man.
Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.

Every dark light is followed by a light morning.
Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.

Laughing is healthy, especially if you laugh about yourself.
Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.

The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.
Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil.
Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.

To be silent is the biggest art in a conversation.
Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.

The worst in the business world is the situation of no decision. (Napoleon).
Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).

Dig a well before you become thirsty.
Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.

Good manners consist of small sacrifices.
Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.

IDEAS ARE ONLY SEEDS, TO PICK THE CROPS NEEDS PERSPIRATION.
GAGASAN-GAGASAN HANYALAH BIBIT, MENUAI HASILNYA MEMBUTUHKAN KERINGAT.

LAZINESS MAKES A MAN SO SLOW THAT POV ERTY SOON OVERTAKE HIM.
KEMALASAN MEMBUAT SESEORANG BEGITU LAMBAN SEHINGGA KEMISKINAN SEGERA MENYUSUL.

THOSE WHO ARE ABLE TO CONTROL THEIR RAGE CAN CONQUER THEIR MOST SERIOUS ENEMY.
SIAPA YANG DAPAT MENAHAN MARAHNYA MAMPU MENGALAHKAN MUSUHNYA YANG PALING BERBAHAYA.

KNOWLEDGE AND SKILLS ARE TOOLS, THE WORKMAN IS CHARACTER.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.

A HEALTHY MAN HAS A HUNDRED WISHES, A SICK MAN HAS ONLY ONE.
ORANG YANG SEHAT MEMPUNYAI SERATUS KEINGINAN, ORANG YANG SAKIT HANYA PUNYA SATU KEINGINAN

A MEDICAL DOCTOR MAKES ONE HEALTHY, THE NATURE CREATES THE HEALTH. (Aristoteles)
SEORANG DOKTER MENYEMBUHKAN, DAN ALAM YANG MENCIPTAKAN KESEHATAN. (Aristoteles)

THE MAN WHO SAYS HE NEVER HAS TIME IS THE LAZIEST MAN.(Lichtenberg)
ORANG YANG MENGATAKAN TIDAK PUNYA WAKTU ADALAH ORANG YANG PEMALAS.(Lichterberg)

POLITENESS IS THE OIL WHICH REDUCES THE FRICTION AGAINST EACH OTHER. (Demokritus).
SOPAN-SANTU ADALAH IBARAT MINYAK YANG MENGURANGI GESEKAN SATU DENGAN YANG LAIN. (Demokritus).

A DROP OF INK CAN MOVE A MILLION PEOPLE TO THINK.
SETETES TINTA BISA MENGGERAKAN SEJUTA MANUSIA UNTUK BERFIKIR.

WE CAN TAKE FROM OUR LIFE UP TO WHAT WE PUT TO IT.
APA YANG BISA KITA DAPAT DARI KEHIDUPAN KITA TERGANTUNG DARI APA YANG KITA MASUKKAN KE SITU.

REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN

IF YOU LEAVE EVERYTHING TO YOUR GOOD LUCK, THEN YOU MAKE YOUR LIFE A LOTTERY.
JIKA ANDA MENGANTUNGKAN DIRI PADA KEBERUNTUNGAN SAJA, ANDA MEMBUAT HIDUP ANDA SEPERTI LOTERE.

REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN.

BEING CAREFUL IN JUDGING AN OPINION IS A SIGN OF WISDOM.
KEHATI-HATIAN DALAM MENILAI PENDAPAT ORANG ADALAH CIRI KEMATANGAN JIWA.

YOU RECOGNIZE BIRDS FROM THEIR SINGGING, YOU DO PEOPLE FROM THEIR TALKS.
BURUNG DIKENAL DARI NYANYIANNYA, MANUSIA DARI KATA-KATANYA.

ONE OUNCE OF PREVENT IS EQUAL TO ONE POUND OF MEDICINE.
SATU ONS PENCEGAHAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU PON

Jumat, 01 Oktober 2010

Cara Cepat Install Ulang OS dengan Norton Ghost

Install ulang sistem operasi barangkali sering dilakukan oleh banyak pengguna komputer. Ketika komputernya dirasa sudah “lemot” karena banyaknya hal-hal yang tidak penting, install ulang bisa jadi penyegaran.

Instalasi sistem operasi memakan waktu yang tidak sebentar. Yah, siapkanlah waktu 30 menit – 1 jam. Lamanya instalasi tergantung perangkat keras (baca: prosesor, memori, dan harddisk) yang dipakai.

Sebetulnya instalasi ulang sistem operasi tidak selalu harus berjalan begitu lama. Dengan melakukan kloning terhadap harddisk, kita tidak perlu melalui proses instalasi yang panjang. ita cuma perlu menyalin dari hasil kloning dan PC pun bersistem operasi lagi. Supaya hasil kloning berupa sistem operasi yang masih segar, lakukan kloning sesaat setelah Anda selesai meng-install sistem operasi dan berbagai driver. Program-program lain sebaiknya belum di-install.

Inti dari kloning harddisk adalah menyalin isi seluruh harddisk ke media lain – bisa ke harddisk lain, CD, DVD, atau harddisk eksternal. Dengan melakukan kloning, Anda akan mendapatkan isi CD-R sama persis dengan isi harddisk.

Kita butuh beberapa parangkat untuk melakukan kloning. Pertama adalah software untuk kloning. Salah satu yang bisa gunakan adalah Norton Ghost dari Symantec. Kita juga butuh CD-writer, CD start-up, dan 2 disket floppy 1, 44 MB.

Simpan ke CD
Karena kita akan melakukan kloning terhadap sistem operasi, drive yang berisi sistem operasi yang akan dikloning – biasanya drive C. Tapi, bisa saja kan sistem operasi ada di drive lain, misalnya karena ada lebih dari satu sistem operasi dalam PC.

Pada tutorial ini, PCplus akan melakukan kloning terhadap drive C yang berisi sistem operasi Windows dengan ukuran partisi sebesar 400 MB.

Tanpa ba bi bu lagi, mari langsung mulai.
1. Jalankan Norton Ghost dengan mengklik [Start] > [Program] > [Norton Ghost] > [Norton Ghost].
2. Anda akan menjumpai tampilan Ghost Basic. Pilih opsi pertama, yaitu [Backup].
3. Klik [Next].
4. Dalam opsi Source pilih pilih drive C. Dalam opsi Destination pilih [Recordable CD or DVD]. Setelah itu, klik [Next] > [OK].
5. Tekan tombol [Next], [Next] lagi, [Next] sekali lagi. Lalu klik [Continue], klik [Run Now], dan terakhir klik [OK].
Windows akan restart dan Norton Ghost pun melakukan back-up. Kini Anda memiliki 1 CD yang merupakan image dari drive C Anda. Isi dari CD tersebut hanyalah 1 file yang berekstensi GHO. Anda tidak dapat melihat isi dari file tersebut tanpa bantuan Ghost Explorer. Dengan bantuan Ghost explorer, Anda dapat melihat file yang ada di dalam file GHO tersebut.

Bikin Start-up Disk
Kita butuh disket start-up agar hasil image berupa file GHO bisa dipakai ketika kita hendak “meng-install ulang” sistem operasi. Start-up disk itu berupa dua disket floppy 1,44 MB. Disket pertama kita sebut “disket A”, sedangkan disket kedua kita sebut dengan “disket B”.

Jalankan Norton Ghost dan klik [Ghost Utilities] > [Norton Ghost boot wizard] > [CD/DVD startup disk with ghost] > [Next] > [Use PC-DOS] > [Next] > [Next] > [Next] > [Next] > [OK]. Masukkan disket kosong untuk dijadikan CD/DVD start-up. Tekan [Start] untuk melakukan format disket, setelah itu tekan [Close].

Selanjutnya disket akan dijadikan start-up disk. Ketika konfirmasi untuk memasukkan disket kedua muncul, keluarkan disket A dan masukkan disket B. Tekan [Start] untuk melakukan format dan tekan [Close]. Tunggu sampai proses selesai, lalu tekan [Finish] untuk mengakhiri.

Kini Anda telah memiliki 2 disket startup disk. Disket ini yang akan digunakan untuk booting pertama kali. Perlu diperhatikan bahwa kedua disket itu saling berhubungan satu sama lain. Disket A tidak dapat berjalan tanpa adanya disket B, begitu pun sebaliknya. Disket B tidak dapat berjalan tanpa adanya disket A.

“Install”
Kenapa install-nya dikasih tanda petik? Itu karena sesungguhnya kita tidak meng-install sistem operasi. Tetapi, hanya menyalin sistem operasi yang pernah kita install sebelumnya.

Langkah-langkah ini dilakukan ketika kita hendak menyegarkan kembali sistem operasi. Yang kita lakukan adalah kloning dari CD ke harddisk.

Pada BIOS, aturlah agar boot dilakukan dari disket floppy. Masukkan disket A pada floppy drive. Ikuti petunjuk yang ada pada monitor, jika Anda disuruh memasukkan disket B, maka masukkan disket B. Anda diminta untuk memasukkan disket A kembali dan tekan [Enter], dan yang terakhir Anda diminta kembali untuk memasukkan disket B.
Kini Anda telah memasuki Norton Ghost.

Untuk melakukan kloning dari CD ke harddisk, pilih [Local] > [Partition] > [from image]. Arahkan pada CD-ROM yang berisi file GHO, lalu tekan [Open]. Pada “Select source partition from image file”, klik [OK]. Lalu pada “Select local destination drive by clicking on the drive number”, klik [OK]. Pilih drive yang akan dikloning, pilih drive C, tekan [OK] dan tekan [Yes].

Kloning akan berjalan sampai mencapai 100 persen. Tekan [Reset computer] untuk restart. Keluarkan disket dari floppy drive dan aturlah pada BIOS Anda agar melakukan booting pertama dari hard disk.

Rabu, 29 September 2010

INGIN JADI YANG TERBAIK

Kadangkala, terfikir betapa saya merasa diri saya wujud, adalah dengan kehadiran orang lain di dalam kehidupan saya.
Moga Allah izinkan saya menjadi yang terbaik, agar hidup saya bermakna.
Ya Allah, jadikanlah aku yang terbaik.
Dalam segala hal yang Kau izinkan aku ceburi
Dalam segala apa yang Kau beri aku jadi
Ya Allah, jadikanlah aku anak yang terbaik
Kepada kedua ibu bapaku yang Kau beri
Ya Allah, jadikanlah aku anak menantu yang terbaik
Kepada kedua mertuaku yang Kau anugerahkan
Jasa mereka takkan mampu kubalas
Selain Kau izinkan aku menjadi yang terbaik
Biar mereka terasa tenang dan puas.
Ya Allah, jadikanlah aku suami yang terbaik
Kepada isteriku yang Kau hadiahkan
Dia seorang yang amat baik untuk diberikan kepadaku
Maka jadikanlah aku orang baik dan sesuai untuk dirinya
Makbulkan doa ini
Kerana Kaulah yang memberi
Ya Allah, jadikanlah aku bapa yang terbaik
Kepada anak-anakku yang Kau lahirkan
Biar nanti mereka membesar menjadi yang terbaik
Menjadi saham aku bila berhadapan dengan Kau kelak
Ya Allah, jadikanlah aku abang yang terbaik
Kepada adik-adik aku yang telah Kau kurniakan
Aku tidak tahu apa lagi yang mampu menyenangkan mereka
Melainkan Kau menjadikan aku yang terbaik
Agar mampu melindungi dan memimpin ke syurga
Ya Allah, jadikanlah aku sahabat yang terbaik
Kepada sahabat-sahabatku yang telah Kau hadirkan
Ya Allah, jadikanlah aku anak murid yang terbaik
Kepada guru-guruku yang telah Kau berikan
Ya Allah, jadikanlah aku penulis yang terbaik
Di atas medan yang telah kau wujudkan
Ya Allah, jadikanlah aku ummat yang terbaik
Kepada Rasulullah SAW yang telah Kau utuskan
Sungguh malu diri ini menjadi ummat baginda
Dalam keadaan diri ini tunggang terbalik mengamalkan ajarannya
Maka bantulah aku dengan menjadi yang terbaik
Agar aku benar-benar mampu membumikan apa yang baginda bawa
Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang terbaik
kepadaMu Wahai Ar-Rahman
hanya kepada Kau aku berharap memohon segala permintaan
bukanlah terbaikku mampu membalas segala nikmat pemberian
sekadar terbaikku adalah usaha terulung yang mampu kulakukan
Maka jadikanlah aku yang terbaik
Dalam segala hal yang Kau izinkan aku ceburi
Dalam segala hal yang Kau beri Aku jadi

KATA-KATA BIJAK

1.

Bahaya paling besar yang dihadapi umat manusia jaman sekarang bukanlah ledakan bom atom, tetapi perubahan fitroh
2.

Bukanlah sebaik-baik kamu orang yang bekerja untuk dunianya saja tanpa akhiratnya, dan tidak pula orang-orang yang bekerja untuk akhiratnya saja dan meninggalkan dunianya. Dan sesungguhnya sebaik-baik kamu adalah orang yang bekerja untuk akhirat dan dunia
3.

Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri yang sholihah
4.

Gapailah cita-citamu dengan gairah cinta, jangan gagalkan cita-citamu karena cinta
5.

Hati mengaktifkan nilai-nilai kita yang paling dalam mengubahnya dari sesuatu yang kita pikir menjadi sesuatu yang kita jalani. Hati tahu hal-hal yang tidak atau tidak dapat diketahui oleh pikiran. Hati adalah sumber keberanian dan semangat, integritas dan komitmen. Hati adalah sumber energi dan perasaan mendalam yang menuntut kita belajar, menciptakan kerja sama, memimpin dan melayani (Robert K. Cooper, Ph.D)
6.

Hidup sederhana dengan syariat Alloh
7.

Ikatlah persahabatan dengan tali kasih dan kejujuran
8.

Ilmu pada awalnya pahit rasanya, tetapi akhirnya lebih manis dari pada madu
9.

Ilmu tanpa agama akan salah arah, agama tanpa ilmu akan lemah
10.

Jadikan kemarin ujian dan cobaan

Jadikan sekarang usaha dan kerja keras

Jadikan esok harapan dan impian

1.

Jadikanlah dirimu saat meninggal sebagai orang yang tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis
2.

Kejujuran adalah mata uang yang berlaku di mana-mana, katakan sejujurnya walau itu pahit
3.

Kekalahan adalah mata mata kuliah yang efektif untuk menyimpan kemenangan yang akan datang
4.

Kemajuan diperoleh bukan dari keberhasilan, melainkan dari kegagalan demi kegagalan
5.

Kesuksesan ada dalam dunia kedisiplinan dan kejujuran
6.

Landasan kepemimpinan Rasulullah

Ma’rifat adalah modalku,

Akal pikiran adalah sumber agamaku

Rindu kendaraanku

Berdzikir kepada Allah kawan dekatku

Keteguhan perbendaharaanku,

Duka adalah kawanku,

Ilmu adalah senjataku,

Ketabahan adalah pakaianku,

Kerelaan sasaranku,

Faqr adalah kebanggaanku

Menahan diri adalah pekerjaanku

Keyakinan makananku,

Kejujuran perantaraanku,

Ketaatan adalah ukuranku

Berjihad perangaiku,

Dan hiburanku adalah dalam sembahyang

1.

Lebih baik bertindak walaupun sedikit dari pada tenggelam dalam angan-angan, ingin bertindak banyak
2.

Mata hati punya kemampuan tujuh puluh kali lebih besar untuk melihat kebenaran dari pada dua indera penglihatan (Jalaludin Rumi)
3.

Perbaiki selalu kapal karena lautan masih terlalu dalam, tingkatkan selalu iman, karena cobaan selalu datang
4.

Perkaya diri dengan ilmu,

Hiasi diri dengan jiwa bijak dan sabar,

Muliakan diri dengan taqwa

1.

Prepare your self. Be aware of working and pray first….
2.

Publikasi kadang menakutkan dan banyak oranag yang terjerumus didalamnya tanpa ia sendiri menyadarinya
3.

Roda kehidupan senantiasa berputar, janganlah terlalu bangga dan lalai bila roda sedang di atas, karena suatu saat nanti kamu pasti berada di bawah jua
4.

Senyum adalah alat persahabatan yang menjanjikan
5.

Taburlah gagasan, petiklah perbuatan

Taburlah karakter, petiklah nasib

Taburlah kebiasaan, petiklah karakter

Taburlah perbuatan, petiklah kebiasaan

1.

Take time to DREAM, it’s the future made of

Take time to PRAY, it’s the greatest power on earth

Take time to QUIET, it’s the opportunity to seek God

Take time to READ, it’s the foundation of wisdom

Take time to THINK, it’s the source of power

1.

Tiada yang orang dapatkan kecuali yang ia usahakan (An-Najm:39)
2.

Utamakan prestasi dan tinggalkan gengsi

Everything Happens For A Reason

Kadang orang datang ke dalam kehidupan kita dan kita menyadari bahwa mereka berada dalam hidup kita .. untuk memberi tujuan, mengajar kita sebuah pelajaran atau memecahkan siapa kita atau siapa yang kita inginkan.

Kita mungkin tidak pernah tahu siapa orang ini, tapi ketika kita menutup mata dengan mereka, kita menyadari bahwa setiap waktu yang mereka berikan akan berpengaruh sangat besar pada kehidupan kita, dan kadang semua hal terjadi pada kita pada saat yang mengerikan, menyakitkan dan tidak adil, tapi dalam pemikiran, kita menyadari bahwa tanpa menguasai semua rintangan kita tidak akan pernah menyadari kemampuan, kekuatan, kekuasaan atau hati kita.

Semua terjadi untuk sebuah alasan. Tidak ada yang terjadi karena kesempatan atau keberuntungan.

Dalam keadaan sakit, terluka, cinta, kehilangan kesempatan yang besar dan kebodohan semua terjadi untuk menguji kemampuan jiwa kita. Tanpa semua ujian ini, kehidupan kita akan rata, lurus, hampa tanpa ada tujuan.

Rasa aman dan nyaman tapi membosankan sama sekali tidak berarti. Orang yang kita temui mempengaruhi kehidupan kitaKesuksesan dan kehancuran yang kita alami dapat membentuk siapa kita, dan kita belajar dari pengalaman buruk. Pada kenyataannya, mereka adalah orang yang setia dan sangat berarti. Jika seseorang menyakiti kita, mengkhianati kita atau mematahkan hati kita, maafkan mereka karena mereka telah membantu kita mempelajari kepercayaan dan kewaspadaan kepada siapa kita membuka hati kita. Jika seseorang mencintai kita, cintailah mereka tanpa syarat, tidak hanya karena mereka mencintai kita, tapi karena mereka mengajari kita untuk mencintai dan membuka hati dan mata kita untuk hal-hal yang kecil.

Buatlah setiap hari berjalan …

Hargailah setiap kesempatan dan ambillah semuanya yang mungkin kita dapatkan. karena mungkin kita tidak akan mengalaminya kembali. Bicaraah dengan orang yang kita tidak pernah berbicara dan dengarkanlah. Biarkanlah diri kita jatuh cinta, berubah dan tempatkan pada tempat yang tinggi.

Tegakkanlah kepala kita karena kita mempunyai hal yang benar. Katakanlah pada diri kita bahwa kita seorang yang besar dan percaya diri. Jika kita tidak mempunyai kepercayaan dalam diri kita, tidak seorangpun akan mempercayai kita. Buatlah kehidupan kita sendiri dan kemudian berjalan apa adanya.

Memulai Sebuah Perubahan

Kita ini terlalu banyak menggunakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk sesuatu di luar diri kita. Juga terlalu banyak energi dan potensi kita untuk memikirkan selain diri kita, baik itu merupakan kesalahan, keburukan,maupun kelalaian. Namun, ternyata sikap kita yang kita anggap kebaikan itu tidak efektif untuk memperbaiki yang kita anggap salah.


Banyak orang yang menginginkan orang lain berubah, tapi ternyata yang diinginkannya itu tak kunjung terwujud. Kita sering melihat orang yang menginginkan Indonesia berubah. Tapi, pada saat yang bersamaan,ternyata keluarganya ‘babak belur’, di kantor sendiri tak disukai, di lingkungan masyarakat tak bermanfaat. Itu namanya terlampau muluk.


Jangankan mengubah Indonesia, mengubah anaknya saja tidak mampu. Banyak yang menginginkan situasi negara berubah, tapi kenapa merubah sikap istri saja tidak sanggup. Jawabnya adalah: kita tidak pernah punya waktu yang memadai untuk bersungguh-sungguh mengubah diri sendiri. Tentu
saja, jawaban ini tidak mutlak benar. Tapi jawaban ini perlu diingat baik-baik.


Siapa pun yang bercita-cita besar, rahasianya adalah perubahan diri sendiri. Ingin mengubah Indonesia, caranya ubah saja diri sendiri. Betapapun kuatnya keinginan kita untuk mengubah orang lain, tapi kalau tidak dimulai dari diri sendiri, semua itu menjadi hampa. Setiap keinginan mengubah hanya akan
menjadi bahan tertawaan kalau tidak dimulai dari diri sendiri. Orang di sekitar kita akan menyaksikan kesesuaian ucapan dengan tindakan kita.


Boleh jadi orang yang banyak memikirkan diri sendiri itu dinilai egois. Pandangan itu ada benarnya jika kita memikirkan diri sendiri lalu hasilnya juga hanya untuk diri sendiri.Tapi yang dimaksud di sini adalah memikirkan diri sendiri, justru sebagai upaya sadar dan sungguh-sungguh untuk memperbaiki yang lebih luas.


Perumpamaan yang lebih jelas untuk pandangan ini adalah seperti kita membangun pondasi untuk membuat rumah. Apalah artinya kita memikirkan dinding, memikirkan genteng, memikirkan tiang sehebat apa pun, kalau pondasinya tidak pernah kita bangun. Jadi yang merupakan titik kelemahan manusia adalah lemahnya kesungguhan untuk mengubah dirinya, yang diawali dengan keberanian melihat kekurangan diri.


Pemimpin mana pun bakal jatuh terhina manakala tidak punya keberanian mengubah dirinya. Orang sukses manapun bakal rubuh kalau dia tidak punya keberanian untuk mengubah dirinya.Kata kuncinya adalah keberanian.Berani mengejek itu gampang, berani menghujat itu gampang, tapi, tidak sembarang
orang yang berani melihat kekurangan diri sendiri. Ini hanya milik orang-orang yang sukses sejati.


Orang yang berani membuka kekurangan orang lain, itu biasa. Orang yang berani membincangkan orang lain, itu tidak istimewa. Sebab itu bisa dilakukan orang yang tidak punya apa-apa sekali pun. Tapi, kalau ada orang yang berani melihat kekurangan diri sendiri, bertanya tentang kekurangan itu secara sistematis, lalu dia buat sistem untuk melihat kekurangan dirinya, inilah calon orang besar.

Mengubah diri dengan sadar, itu juga mengubah orang lain. Walaupun dia tidak mengucap sepatah kata pun untuk perubahan itu, perbuatannya sudah menjadi ucapan yang sangat berarti bagi orang lain.
Percayalah, kegigihan kita memperbaiki diri, akan membuat orang lain melihat dan merasakannya.

Memang pengaruh dari kegigihan mengubah diri sendiri tidak akan spontan dirasakan. Tapi percayalah, itu akan membekas dalam benak orang. Makin lama, bekas itu akan membuat orang simpati dan terdorong untuk juga melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ini akan terus berimbas, dan akhirnya seperti bola salju. Perubahan bergulir semakin besar.


Jadi kalau ada orang yang bertanya tentang sulitnya mengubah anak, sulitnya mengubah istri, jawabannya dalam diri orang itu sendiri. Jangan dulu menyalahkan orang lain, ketika mereka tidak mau berubah. Kalau kita sebagai ustadz, kyai, jangan banyak menyalahkan santrinya. Tanya dulu diri sendiri. Kalau kita sebagai pemimpin, jangan banyak menyalahkan karyawan, lihat dulu diri sendiri seperti apa.


Kalau kita sebagai pemimpin negara, jangan banyak menyalahkan rakyatnya. Lebih baik para penyelenggara negara gigih memperbaiki diri sehingga bisa menjadi teladan. Insya Allah, walaupun tanpa banyak berkata, dia akan membuat perubahan cepat terasa, jika berani memperbaiki diri.Itu lebih baik dibanding banyak berkata, tapi tanpa keberanian menjadi suri teladan.Jangan terlalu banyak bicara. Lebih baik bersungguh-sungguh memperbaiki diri sendiri. Jadikan perkataan makin halus, sikap makin mulia, etos kerja makin sungguh-sungguh, ibadah kian tangguh. Ini akan disaksikan orang.


Membicarakan dalil itu suatu kebaikan. Tapi pembicaraan itu akan menjadi bumerang ketika perilaku
kita tidak sesuai dengan dalil yang dibicarakan. Jauh lebih utama orang yang tidak berbicara dalil, tapi
berbuat sesuai dalil. Walaupun tidak dikatakan, dirinya sudah menjadi bukti dalil tersebut.


Mudah-mudahan, kita bisa menjadi orang yang sadar bahwa kesuksesan diawali dari keberanian melihat
kekurangan diri sendiri. Amien.

MENANG KARENA SUCI

Oleh : M Arifin Ilham

Yang menang itu hanya yang suci. Sungguh menanglah orang yang menyucikan dirinya dan sungguh kalahlah orang yang mengotori dirinya (QS Asy-Syams: 9-10). Allah Mahasuci lagi Maha-mensucikan, Subbuhun Quddusun Rabbuna wa Rabbul malaikat warruh. Karena itu, Allah, Ilah, Rabb, Malik, Khaliq itu bagi makhluk, bagi alam semesta. Semua ibadah yang diperintahkan maupun dilarang oleh-Nya sungguh untuk kesucian makhluk-Nya karena Allah yang mahasuci hanya menyukai kesucian: lahir batin, vertikal horizontal, material spiritual (QS Al-Baqarah: 222). Setidaknya, ada tiga kesucian yang harus dituju oleh setiap muslim.

Pertama, suci tujuan hidup. Semata-mata mencari keriaan Allah, tidak bersayap, tidak ada rekayasa dan jauh dari retorika. Semua itu dilakukan dengan tulus dari lubuk hati yang dalam tanpa dibuat-buat. Sehingga, hidup yang sesaat ini jelas terprogram, tidak ada yang sia-sia. Setiap langkah, gerak, napas, hanya untuk-Nya. Inilah yang lazim dikenal dengan ikhlas. Inilah nikmat yang paling nikmat yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Surgalah bagi hamba Allah yang memiliki sifat ini karena tidak punya kepentingan apa pun, tidak lupa diri karena pujian, atau merasa rendah diri, apalagi mundur karean kritik atau hinaan sekalipun. Ia tidak mudah terjebak oleh keenakan sesaat, tetapi menderita berkepanjangan.

Kedua, suci horizontal. Ia jaga hubungan keluarga, tetangga, kawan, dan bahkan lawan sekalipun, dengan akhlak rupawan. Ia mampu menerjemahkan makna muslim hakiki yang berarti penyelamat, penebar kasih sayang (QS Al-Mu’minun: 96). Sehingga, ia dikagumi tidak hanya oleh saudaranya seiman, bahkan oleh nonmuslim. Bahkan, introspeksi dan koreksi ia lakukan terhadap dirinya. Adakah orang yang pernah ia zalimi dalam hidup ini? Kalau ada, ia cepat mengemis minta maaf. Uniknya, kalaupun benar segera minta maaf, ia bahkan memaafkan lebih dahulu walaupun tanpa diminta (QS Ali Imran: 159).

Ketiga, suci material. Najis zatnya atau rijsun cara mencarinya merupakan hal yang tabu baginya karena sesuatu yang tidak halal akan menjadi darah, daging, jantung, otak, dan hati, bahkan sperma. Itu sudah cukup membuat ia tidak khusyuk ibadah dan gelisah hidupnya. ”Tidaklah masuk surga darah yang mengalir dan daging yang tumbuh dari sesuatu yang tidak halal.” (HR Bukhari-Muslim). Halal kesukaannya, bahkan ia hanya bernafsu kepada yang halal (QS Al-Baqarah: 168).

Dari ketiga kesucian ini ia akan disayang oleh Yang Mahasuci dan ia terus dibimbing hingga ia benar-benar suci. Itulah kemenangan sejati. Walhamdu lillah Rabbil alamin.

Sabtu, 04 September 2010

Berbagi karya

Kamis, 12 Agustus 2010

Keutamaan/Kegunaan/Manfaat Puasa Ramadhan & Fungsi/Tujuan Puasa Di Bulan Ramadan Yang Suci

Puasa wajib ramadhan adalah puasa dengan hukum wajib 'ain yang harus dilakukan oleh setiap orang islam beriman di bulan ramadan yang telah dewasa (akil balig), waras, mampu, merdeka dan tidak dalam safar sesuai dengan perintah langsung dari Allah SWT dalam firmanNya di dalam Kita Suci Al-Qur'an.

Puasa merupakan ibadah wajib yang ada dalam rukun islam dengan menahan lapar dan haus serta hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar di timur hingga terbenam matahari di barat. Orang yang melanggar aturan puasa akan batal puasanya dan wajib mengganti puasanya dengan hari lain di luar romadon.

-----

Firman Allah Mengenai Puasa Ramadhan :

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa"
(Q.S. Al-Baqarah: 183)

"(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
(Q.S. Al-Baqarah: 184).

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagi kalian, dan tidak menghendaki kesukaran bagi kalian. Dan hendaklah kalian mencukupkan bilangannya dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, supaya kalian bersyukur.”
(Q.S. Al-Baqarah: 185)

-----

Fungsi / tujuan puasa selama satu bulan penuh di bulan suci ramadhan adalah sangat baik, yaitu untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Tuhan yang menciptakan kita Allah SWT. Di samping itu juga terdapat banyak sekali guna dan manfaat dari melaksanakan puasa ramadhan yaitu baik untuk jasmani maupun rohani.

Berikut ini adalah beberapa Manfaat dan Hikmah Puasa Ramadhan :

1. Membuat kita lebih taqwa kepada Allah SWT.
2. Mendapatkan pahala yang melimpah ruah.
3. Memberikan efek yang menyehatkan tubuh kita dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
4. Melatih kita untuk menahan nafsu bejat selama hidup di dunia fana.
5. Mendorong kita untuk selalu berbuat kebajikan.
6. Bisa memasukkan kita ke dalam surga jika kita telah mati.
7. Melatih sabar, pengendalian diri, disiplin, jujur, emosi, dll.
8. Mempersempit jalan aliran darah di mana setan berlalu-lalang.
9. Mempererat tali silaturahmi dengan sahur dan buka puasa bersama.
10. Menghilangkan dosa di antara manusia dengan saling maaf-memaafkan di hari lebaran idul fitri kembali ke fitrah manusia.

Berikut ini adalah beberapa Keutamaan Puasa Ramadhan :

1. Orang yang berpuasa ramadhan bisa masuk ke dalam surga ar-raiyan.
2. Puasa bisa menjadi penebus dosa.
3. Orang yang berpuasa akan mendapatkan kegembiraan.
4. Puasa adalah penangkal.
5. Mendapatkan ganjaran dari Allah tanpa hitungan.
6. Bau mulut orang yang melakukan puasa bagi Allah SWT wanginya lebih wangi dari bau kesturi.
7. Puasa dan Al-quran memberikan syafaat.

Puasa hanya wajib bagi orang islam yang beriman kepada Allah SWT. Jika anda tidak beriman, maka anda tidak wajib puasa. Selamat menunaikan ibadah Puasa bagi yang menjalankannya. Semoga pol puasanya dan jangan lupa niat puasa sebelum menjalankan ibadah puasanya :)

Puasa Ramadhan menurut Ayat Qur’an dan Hadits

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa” [Al Baqarah:183]

Keutamaan berpuasa:

“Diriwayatkan dari Sahl bin Saad r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya di dalam Surga itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada Hari Kiamat kelak. Tidak boleh masuk seorangpun kecuali mereka. Kelak akan ada pengumuman: Di manakah orang yang berpuasa? Mereka lalu berduyun-duyun masuk melalui pintu tersebut. Setelah orang yang terakhir dari mereka telah masuk, pintu tadi ditutup kembali. Tiada lagi orang lain yang akan memasukinya” [Bukhari-Muslim]

“Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun” [Bukhari-Muslim]

Keutamaan bulan Ramadan

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1793

Wajib berpuasa Ramadan jika melihat hilal awal Ramadan dan berhenti puasa jika melihat hilal awal Syawal. Jika tertutup awan, maka hitunglah 30 hari

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:

Dari Nabi saw. bahwa beliau menyebut-nyebut tentang bulan Ramadan sambil mengangkat kedua tangannya dan bersabda: Janganlah engkau memulai puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan Ramadan dan janganlah berhenti puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan Syawal. Apabila tertutup awan, maka hitunglah (30 hari)

Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1795

Larangan berpuasa satu atau dua hari sebelum bulan

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadan, kecuali bagi seorang yang biasa berpuasa, maka baginya silakan berpuasa

Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1812

Dilarang puasa pada hari raya

“Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: Tidak boleh berpuasa pada dua hari tertentu, iaitu Hari Raya Korban (Aidiladha) dan hari berbuka dari bulan Ramadan (Aidilfitri)” [Bukhari-Muslim]

Niat Puasa Ramadhan

Sesungguhnya amal itu tergantung dari niat [Bukhari-Muslim]

Dari Hafshah Ummul Mukminin bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” [Imam Lima]

Bersahur (makan sebelum Subuh) itu sunnah Nabi

“Diriwayatkan daripada Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Hendaklah kamu bersahur karena dalam bersahur itu ada keberkatannya” [Bukhari-Muslim]

Tips agar kuat berpuasa: minumlah 2 sendok makan madu dan 3 butir korma saat sahur. Sunnah melambatkan sahur.

Dari Zaid bin Tsabit ra., ia berkata: Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah saw. Kemudian kami melaksanakan salat. Kemudian saya bertanya: Berapa lamakah waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan salat)? Rasulullah saw. menjawab: Selama bacaan 50 ayat (sekitar 5 menit). (Shahih Muslim No.1837)

Menyegerakan Berbuka Puasa di waktu maghrib

“Diriwayatkan daripada Umar r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah bersabda: Apabila datang malam, berlalulah siang dan tenggelamlah matahari. Orang yang berpuasa pun bolehlah berbuka” [Bukhari-Muslim]

Dari Sahal Ibnu Sa’ad Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Orang-orang akan tetap dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” [Muttafaq Alaihi]

Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah ra bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: Hamba-hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang menyegerakan berbuka.”

Sunnah berbuka puasa dengan kurma dan air minum (ta’jil) kemudian shalat Maghrib. Setelah itu makan malam.

Dari Sulaiman Ibnu Amir Al-Dlobby bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Jika seseorang di antara kamu berbuka, hendaknya ia berbuka dengan kurma. Jika tidak mendapatkannya, hendaknya ia berbuka dengan air karena air itu suci.” Riwayat Imam Lima. Hadits shahih menurut Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Hakim.

Ketika kita berpuasa, kita dilarang berkata kotor, mencaci, atau berkelahi. Hal ini untuk menempa diri kita agar memiliki akhlak yang terpuji:

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila seseorang daripada kamu sedang berpuasa pada suatu hari, janganlah berbicara tentang perkara yang keji dan kotor. Apabila dia dicaci maki atau diajak berkelahi oleh seseorang, hendaklah dia berkata: Sesungguhnya hari ini aku berpuasa, sesungguhnya hari ini aku berpuasa” [Bukhari-Muslim]

Puasa yang sia-sia

“Dari Abu Hurairah ra: katanya Rasulullah saw berabda: “Barang siapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan berbuat jahat (padahal dia puasa), maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum” [Bukhari]

Jika kita berpuasa, tapi kita berkata dusta atau menyakiti orang lain, maka sia-sialah puasa kita.

Dilarang bersetubuh pada saat berpuasa

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Seorang lelaki datang menemui Rasulullah s.a.w lalu berkata: Celakalah aku wahai Rasulullah s.a.w. Rasulullah s.a.w bertanya: Apakah yang telah membuatmu celaka?

Lelaki itu menjawab: Aku telah bersetubuh dengan isteriku pada siang hari di bulan Ramadan.

Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu memerdekakan seorang hamba? Lelaki itu menjawab: Tidak.

Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu berpuasa selama dua bulan berturut-turut? Lelaki itu menjawab: Tidak.

Rasulullah s.a.w bertanya lagi: Mampukah kamu memberi makan kepada enam puluh orang fakir miskin? Lelaki itu menjawab: Tidak. Kemudian duduk. Rasulullah s.a.w kemudiannya memberikan kepadanya suatu bekas yang berisi kurma lalu bersabda: Sedekahkanlah ini. Lelaki tadi berkata: Tentunya kepada orang yang paling miskin di antara kami. Tiada lagi di kalangan kami di Madinah ini yang lebih memerlukan dari keluarga kami.

Mendengar ucapan lelaki itu Rasulullah s.a.w tersenyum sehingga kelihatan sebahagian giginya. Kemudian baginda bersabda: Pulanglah dan berilah kepada keluargamu sendiri” [Bukhari-Muslim]

Bangun dari junub tidak membatalkan puasa

“Diriwayatkan daripada Aisyah dan Ummu Salamah r.a, kedua-duanya berkata:: Nabi s.a.w bangkit dari tidur dalam keadaan berjunub bukan dari mimpi kemudian meneruskan puasa” [Bukhari-Muslim]

Lupa tidak membatalkan puasa

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa lupa bahwa ia sedang berpuasa, lalu ia makan dan minum, hendaknya ia meneruskan puasanya, karena sesungguhnya ia telah diberi makan dan minum oleh Allah.” [Muttafaq Alaihi]

Orang yang sedang dalam perjalanan boleh tidak berpuasa. Tapi wajib menggantinya di lain hari.

Dari Hamzah Ibnu Amar al-Islamy ra bahwa dia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku kuat berpuasa dalam perjalanan, apakah aku berdosa? Maka Rasulullah SAW bersabda: “Ia adalah keringanan dari Allah, barangsiapa yang mengambil keringanan itu maka hal itu baik dan barangsiapa senang untuk berpuasa, maka ia tidak berdosa.” [Bukhari-Muslim]

Orang tua cukup bayar fidyah

Ibnu Abbas ra berkata: Orang tua lanjut usia diberi keringanan untuk tidak berpuasa dan memberi makan setiap hari untuk seorang miskin, dan tidak ada qodlo baginya. Hadits shahih diriwayatkan oleh Daruquthni dan Hakim.

I’tikaf (diam di masjid) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan

Dari ‘Aisyah ra bahwa Nabi SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian istri-istri beliau beri’tikaf sepeninggalnya. Muttafaq Alaihi.

Dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah SAW bila hendak beri’tikaf, beliau sholat Shubuh kemudian masuk ke tempat i’tikafnya. Muttafaq Alaihi.

Dari ‘Aisyah ra bahwa Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa meninggal dan ia masih menanggung kewajiban puasa, maka walinya berpuasa untuknya.” Muttafaq Alaihi.

Dari Abu Ayyub Al-Anshory ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti dengan berpuasa enam hari pada bulan Syawwal, maka ia seperti berpuasa setahun.” Riwayat Muslim.

Malam Lailatul Qadr

Dari Ibnu Umar ra bahwa beberapa shahabat Nabi SAW melihat lailatul qadr dalam mimpi tujuh malam terakhir, maka barangsiapa mencarinya hendaknya ia mencari pada tujuh malam terakhir.” Muttafaq Alaihi.

Dari Muawiyah Ibnu Abu Sufyan ra bahwa Nabi SAW bersabda tentang lailatul qadar: “Malam dua puluh tujuh.” [Abu Daud]

Dari ‘Aisyah ra bahwa dia bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku tahu suatu malam dari lailatul qadr, apa yang harus aku baca pada malam tersebut? Beliau bersabda: “bacalah:

Doa Malam Lailatul Qadar

(artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku).” Riwayat Imam Lima selain Abu Dawud.

Nabi biasa melakukan shalat sunnat malam (Tarawih) pada bulan Ramadhan:

Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mendirikan (shalat malam) Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosanya yang telah lampau.” [Hr Bukhari]

Catatan:

Hadits tersebut sebagian besar berasal dari Al Bayan, dan masih banyak perawinya selain Bukhari dan Muslim seperti Tirmizi, An Nasai, Abu Daud, Ibnu Majah, dan lain-lain.

Rabu, 04 Agustus 2010

Kiat Sukses Berinteraksi Dengan Al-Qur’an (7); Langkah-Langkah Praktis Dalam Memahami dan Berinteraksi dengan Al-Quran

Bagi pembaca Al-Quran hendaknya lebih dahulu memperbaiki bacaannya, pemahamannya, dan bertadabbur di dalamnya, berhenti sejenak untuk menafsirkannya dengan singkat yang memiliki hubungan dengan petunjuk, memahami bagaimana berinteraksi dengannya, menelaan dan hidup dengannya..kaena itu hendaknya ia mengikuti –dalam bacaannya- petunjuk yang telah ditentukan yang memiliki langkah-langkah yang berjenjang dan jelas serta pase yang berkesinambungan. Disini kami mencoba menyebutkan langkah-langkah praktis agar dapat memahami dan berinteraksi dengan Al-Quran, dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan petunjuk.

1. Hendaknya memperhatikan lebih dahulu adab-adab tilawah –yaitu seperti yang telah kami jabarkan inti-intinya sebelumnya- merenungkannya, komitmen terhadapnya dan menerapkannya semaksimal mungkin, agar dia dapat masuk dan mengrungi alam Al-Quran, tentram hidup dibawah naungan dengan Al-Quran, menghadirkan nilai-nilai dan hakekat-hakekat yang terkandung di dalamnya, menyingkap petunjuk-petunjuk dan arahan-arahannya, merasakan naungan dan sentuhan-sentuhannya. Bagi siapa yang tidak komitmen dengan adab-adab tersebut, maka bagaimana bisa menyatu dengan Al-Quran ?.

2. Membaca surat, juz atau potongan ayat dengan tenang, khusu’ dan tadabbur; santai, tidak tergesa-gesa dan tidak terlalu keras. Jangan niatkan diri hanya ingin menyelesaikan bacaannya saja dan menghatamkan satu juz, atau tujuannya berapa halaman telah dibaca dan berapa ayat telah dilalui, dan berapa ganjaran yang telah dikumpulkan. Jangan menghayalkan akan perkara ini sehingga dirinya tidak melakukan tadabbur, atau bisa jadi ada tembok tinggi yang menghalangi cahaya Al-Quran yang akan masuk ke dalam hatinya.

3. Berhenti sejenak di depan ayat yang dibacanya, dengan tenang dan penuh ketelitian serta -sebisa mungkin- diulang-ulang, agar dapat mengambil sebagian karunia Allah dari rahasia, ilmu, pengetahuan dan nilai-nilainya. Jangan membaca Al-Quran dengan matanya saja, atau dengan pendengaran dari telinganya saja, namun dibaca oleh seluruh anggota tubuhnya, didengar oleh perasaan dan indranya, dihidupkan dengan seluruh jiwa kemanusiaannya, berinteraksi dengannya untuk mendapatkan pengaruh darinya serta membuka segala sendi kehidupannya.

4. Dirinya harus betul-betul menghayati ayat yang dibaca, mengulangi bacaannya beberapa kali, jangan bosan dengan hal tersebut atau merasa letih, walaupun herus dilakukan dalam waktu lama dan diulang berpuluh-puluh kali. Banyak dari para ulama yang berlama-lama dalam mengamati satu ayat Al-Qur’an yang ada dihadapannya, membacanya di malam hari secara keseluruhan.

5. Menelaah dengan rinci konteks ayat : susunannya, alurnya, maknanya dan kapan dan dimana turunnya, kata-kata yang asing dan I’rabnya, memperhatikan makna-maknanya, petunjuk-petunjuk dan arahan-arahannya. Dan tidak boleh meninggalkannya ke tempat lain kecuali setelah mendalami betul apa yang dibaca sebelumnya, dan bisa menafsirkan dan memahaminya.

6. Memperhatikan aspek realitas ayat, kesesuaiannya dengan realita dan solusi yang terdapat di dalamnya, dengan menjadikan ayat sebagai tolok ukur untuk menyelesaikan permasalahan hidup, timbangan yang memberikan solusi disekitar permasalahan dan apa yang berhubungan dengannya, cahaya yang menyinari jalan hidupnya. Sekiranya hal tersebut dapat dilakukan secara baik, niscaya dapat mudah mengambil intisari dari ayat yang tidak akan pernah habis, bahkan menambah keagungan Al-Quran.

7. Kembali kepada pemahaman para salafussolih –khususnya para sahabat- terhadap ayat, tadabbur mereka dan kehidupan mereka dengannya, menelaah penerimaan dan interaksi mereka dengan Al-Quran, memperhatikan kondisi, situasi, keadaan dan kebutuhan yang menjadi solusi darinya, merenungkan dan mentadabburkan dari apa yang diriwayatkan dari mereka tentang ungkapan-ungkapan dalam memahami dan menafsirkannya. (lihat materi ini pada judul: Al-Qur’an di mata para nabi, di mata para sahabat dan di mata para tabi’in)

7. Mengungkap pendapat sebagian para mufassirin terhadap ayat Al-Quran, memilih kitab-kitab tafsir yang bermutu dan ilmiyah, original, bagus, sistematis dan terpercaya. Sehingga dapat meluruskan pandangannya terhadap Al-Quran dan merasakan kenikmatan darinya, dan apa yang telah dikeluarkan dari hukum-hukum, nilai-nilai, petunjuk-petunjuk dan sentuhan-sentuhannya, dan juga dapat menjauhi apa-apa yang bertentangan dengan dasar-dasar keilmuan yang telah ditetapkan oleh para ulama Al-Quran.

jika kita ingin mendapatkan nasehat dengan kitab-kitab tafsir yang berinteraksi dengan Al-Quran maka hendaknya menelaah pada pase pertama terhadap kitab yang ringkas yang memberikan makna ayat-ayat yang asing dalam alur Qurani. Sedangkan kitab tafsir yang baik pada masalah ini dan paling ringkas adalah “Kalimat Al-Quran tafsir dan bayan” Syekh Hasanin Makhluf.

Setelah membaca Al-Quran dan menelaah makna-maknanya dari kitab ini maka hendanya mencari buku tafsir kontemporer yang banyak memberikan apa yang menjadi tuntutan dalam ayat tersebut, dan hal ini tidak akan ditemui kecuali dalam kitab tafsir “Fi Dzilal Al-Quran” As-Syahid Sayyid Qutb. Kemudian menelaah juga kitab tafsir klasik yang banyak memberikan pemahaman tentang ayat-ayat, konteknya, i’rabnya, tempat turunnya dan hukum-hukumnya –dengan bermacam buku sesuai dengan zaman, pendidikan dan sekolah setiap para mufassir mereguk ilmu- bisa juga dengan memilih kitab “Tafsir Al-Quran Al-Adzim” Imam Ibnu Katsir, atau kitab “Al-Jami Li Ahkam Al-Quran” Imam Al-Qurtubi, atau kitab “Fathul Qodir” Imam Asy-Syaukani, atau kitab “Raghaib Al-Quran” Al-Qami An-Naisaburi atau kitab-kitab lainnya.

10 Hak yang Harus Ditunaikan Seorang Hamba Baik Kepada Allah, Islam, atau Sesama Manusia bagian 2

Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat. (Al-An’am:152) dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa. (Al-An’am:153)
6. Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa.

Tidak diperbolehkan menggunakan harta anak yatim karena dikhawatirkan hal ini dapat menghilangkan harta mereka. Pengertian anak yatim dalam syariat adalah anak yang sudah ditinggal oleh ayahnya dan belum mencapai usia baligh. Terkecuali jika digunakan untuk usaha yang pasti mendatangkan keuntungan baik di dunia atau di akhirat.
Imam Malik menjelaskan makna ‘hingga sampai ia dewasa’ adalah sampai anak tersebut telah mencapai usia baligh, telah hilang kebodohan yang ada, mempunyai akal yang sehat, punya kekuatan baik secara akal atau jasmani untuk memanfaatkan hartanya.
7. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya.

Apabila dalam jual beli pihak penjual menyembunyikan dan mereka berdusta maka akan dihilangkan berkah dari jual beli mereka. Dan Allah tidak membebani seseorang melebihi kemampuannya. Oleh karena itu jika dia telah berusaha untuk berbuat jujur, menyempurnakan takaran dan timbangan, maka dia tidak mendapatkan dosa.
8. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu)

Harus berbuat adil kepada siapapun termasuk orang yang masih memiliki hubungan saudara. Dan jangan sampai rasa benci terhadap orang lain menyebabkan kita berbuat tidak adil terhadap mereka. Dan kita diperintahkan untuk berbuat adil karena hal tersebut lebih dekat kepada ketakwaan.
Pengertian adil di dalam syariat adalah menempatkan segala sesuatu pada tempatnya, bukan berdasarkan asas kesamaan. Misalkan dalam pembagian harta warisan seorang laki-laki mendapatkan dua bagian perempuan. Juga dalam kisah seseorang yang tidak menyetujui tindakan Rasulullah memberikan harta rampasan perang lebih banyak kepada sebagian sahabat yang lain dengan tujuan untuk menguatkan mereka yang baru masuk Islam, orang tersebut memerintahkan Rasulullah untuk berbuat adil. Dia menganggap bahwa keadilan itu berarti mendapatkan hak sama rata. Kalau Rasulullah tidak bisa berbuat adil, maka siapa yang dapat berbuat adil ? Dicontohkan oleh Rasulullah dalam hadits beliau berkata, “Demi Allah, kalau sekiranya Fathimah binti Muhammad mencuri maka akan aku potong tangannya“.
9. Memenuhi janji Allah
10. Mengikuti jalan Rasulullah

Mengikuti apa-apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah dan tidak keluar dari jalan yang lurus ini. Hal ini dikarenakan apabila kita mengikuti jalan hidup selain dari Rasulullah maka hal ini akan mengakibatkan perpecahan. Perpecahan terjadi karena orang-orang tidak mengikuti kebenaran, apabila setiap orang berjalan di atas kebenaran maka tidak akan terjadi perpecahan.

[SND] 005. Firman Allah_...Jangan Kalian dekati Harta Anak Yatim..._180904 Qc-Ust Asykari.mp3 3.1M

Biografi ringkas: Al Ustadz Abu Karimah:
Beliau adalah pemimpin dari Pondok Pesantren Ibnu Qoyim di Balikpapan. Beliau merupakan alumni dari Darul Hadits di Dammaj, Yaman tempat Asy Syaikh Muqbil mengajar. Sering diundang ke Jawa untuk mengisi kajian.

0 Hak yang Harus Ditunaikan Seorang Hamba Baik Kepada Allah, Islam, atau Sesama Manusia

Syarat sempurnanya Tauhid

Firman Allah “Dan hendaklah kalian hanya beribadah kepada Allah dan jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatupun”

Ayat ini menegaskan kepada kita bahwa tauhid tidak akan sempurna kecuali dengan dua syarat, yaitu :

* Meniadakan segala sesuatu sesembahan bahwa tidak ada yang berhak untuk disembah
* Menetapkan bahwa hanya Allah yang berhak untuk disembah

Allah berwasiat kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaih wasalam dan umat Islam di dalam ayat yang berisi 10 hak yang harus ditunaikan seorang hamba baik kepada Allah, Islam, atau sesama manusia.

Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang telah diharamkan atas kamu oleh Rabb-mu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang tua, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar”. Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).” Al Qur’an Surat Al An’am : 151
Sepuluh Hak yang Harus Ditunaikan Seorang Hamba
1. Tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun

Jangan seperti orang musyrikin yang apabila disebutkan nama Allah maka mereka ketakutan dalam bentuk pengingkaran, akan tetapi jika disebutkan nama dari selain Allah (yang mereka sembah) maka mereka bergembira.
2. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua

Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa maksud berbuat baik kepada kedua orang tua yaitu dengan berbuat taat, memelihara, menjaga dan melaksanakan perintah keduanya (selama dalam ketaatan kepada Allah), memerdekakan mereka (apabila budak), dan tidak menghinakan mereka.
3. Tidak membunuh anak-anak dikarenakan takut miskin

Seperti halnya orang musyrikin jahiliyah yang membunuh anak-anak perempuan karena merasa hina apabila memiliki anak perempuan, atau karena takut tidak bisa memelihara anak. Padahal disebutkan dalam hadits bahwa seseorang tidak akan mati sebelum sempurna rizki dan ajalnya. Sehingga setiap orang sudah ditetapkan rizkinya oleh Allah, jadi tidak boleh takut tidak bisa memelihara anak yang banyak.
Abdullah bin Mas’ud bertanya kepada Rasulullah, Wahai Rasulullah dosa apa yang paling besar di sisi Allah ?, “Engkau menjadikan tandingan bagi Allah, padahal Allah-lah yang telah menciptakanmu”. Kemudian dosa apa lagi selanjutnya ?, “Engkau membunuh anakmu karena khawatir dia makan bersamamu”. (Shahih Bukhari Muslim)
Anak adalah rezeki yang merupakan karunia dari Allah.
4. Dan janganlah kalian mendekati kekejian baik yang dhahir atau yang tersembunyi.

Allah menutup pintu menuju perbuatan keji. Dalam ilmu ushul syariat disebutkan bahwa segala sesuatu yang dapat mengantarkan seseorang kepada perbuatan haram maka hal tersebut juga dilarang. Oleh karena itu Allah memerintahkan kaum mu’minin untuk menundukkan pandangan terhadap lawan jenis karena hal ini dapat mengantarkan kepada zina. Oleh karena itu merupakan kesalahan orang yang mengaku menjadi ulama atau kyai tetapi memfatwakan bahwa boleh melihat gambar wanita telanjang yang ada di majalah, koran, dll karena yang dilarang adalah melihat wanitanya secara langsung.
Pengertian kekejian yang nyata adalah suatu kekejian yang benar-benar nyata dan diketahui oleh orang lain, sedangkan kekejian yang tersembunyi tidak diketahui orang lain.
5. Dan jangan membunuh jiwa yang telah Allah haramkan tanpa melalui jalan yang benar

Jiwa seorang muslim telah diharamkan (dilarang) oleh Allah untuk dibunuh. Dalam hadits disebutkan bahwa sesungguhnya darah, harta, dan kehormatan seorang muslim telah diharamkan (dilarang untuk dilanggar) sebagaimana kehormatan hari Dzulhijjah, bulan Dzulhijjah, dan negeri Makah. Juga dilarang membunuh jiwa orang kafir dzimmi, muahad, musta’man (terdapat pembahasannya di kajian yang lain)

Dan terdapat jiwa yang diperbolehkan untuk dibunuh, seperti :

* Orang muslim sudah menikah yang berbuat zina
* Orang yang membunuh orang lain (di-qishash)
* Orang yang keluar dari Islam
* Orang yang keluar dari jama’ah (silahkan merujuk ke kajian yang lain untuk lebih jelasnya)
* Homoseks

004. Bab. Firman Allah_Sembahlah Allah dan Jangan Kalian MenyekutukanNya Qc-Ust Asykari.mp3 3.7M

Biografi ringkas: Al Ustadz Abu Karimah:
Beliau adalah pemimpin dari Pondok Pesantren Ibnu Qoyim di Balikpapan. Beliau merupakan alumni dari Darul Hadits di Dammaj, Yaman tempat Asy Syaikh Muqbil mengajar. Sering diundang ke Jawa untuk mengisi kajian.

Dalam Labuhan Lembut Kasihmu

penulis Ummu Ishaq Zulfa Husein
Sakinah Mengayuh Biduk 10 - Agustus - 2004 22:02:46

Suami adl nahkoda dlm bahtera rumah tangga demikian syariat telah menetapkan. Dengan kesempurnaan hikmah-Nya Allah ta`ala telah mengangkat suami sebagai qawwam .
الرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلىَ النِّسَاءِ
”Kaum pria adl qawwam bagi kaum wanita.”
Suamilah yg kelak akan dita dan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah ta`ala tentang keluarga sebagaimana diberitakan oleh Rasul yg mulia shallallahu alaihi wasallam:
اَلرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْؤُوْلٌ عَنْهُمْ
“Laki-laki adl pemimpin bagi keluarga dan kelak ia akan dita tentang mereka.”
Dalam menjalankan fungsi ini seorang suami tdk boleh bersikap masa bodoh keras kaku dan kasar terhadap keluarganya. Bahkan sebalik ia harus mengenakan perhiasan akhlak yg mulia penuh kelembutan dan kasih sayang. Meski pada dasar ia adl seorang yg berwatak keras dan kaku namun ketika berinteraksi dgn orang lain terlebih lagi dgn istri dan anak-anak ia harus bisa bersikap lunak agar mereka tdk menjauh dan berpaling. Dan sikap lemah lembut ini merupakan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana kalam-Nya ketika memuji Rasul-Nya yg mulia:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظاًّ غَلِيْظَ الْقَلْبِ لاَنْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ
“Karena disebabkan rahmat Allah lah engkau dapat bersikap lemah lembut dan lunak kepada mereka. Sekira engkau itu adl seorang yg kaku keras lagi berhati kasar tentu mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu.”
Dalam tanzil-Nya Allah subhanahu wa ta`ala juga memerintahkan seorang suami utk bergaul dgn istri dgn cara yg baik.

وَعَاشِرُوْهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ
“Dan bergaullah dgn mereka dgn cara yg baik.”
Al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah ketika menafsirkan ayat di atas menyatakan: “Yakni perindah ucapan kalian terhadap mereka dan perbagus perbuatan dan penampilan kalian sesuai kadar kemampuan. Sebagaimana engkau menyukai bila ia berbuat demikian mk engkau juga berbuat hal yg sama. Allah ta`ala berfirman dlm hal ini:

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِيْ عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوْفِ
“Dan para istri memiliki hak yg seimbang dgn kewajiban menurut cara yg ma`ruf.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri telah bersabda:
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِيْ
“Sebaik-baik kalian adl yg paling baik terhadap keluarga . Dan aku adl orang yg paling baik di antara kalian terhadap keluargaku .”
Termasuk akhlak Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau sangat baik hubungan dgn para istrinya. Wajah senantiasa berseri-seri suka bersenda gurau dan bercumbu rayu dgn istri bersikap lembut terhadap mereka dan melapangkan mereka dlm hal nafkah serta tertawa bersama istri-istrinya. Sampai-sampai beliau pernah mengajak ‘Aisyah Ummul Mukminin berlomba utk menunjukkan cinta dan kasih sayang beliau terhadapnya.”
Masih menurut Al-Hafidz Ibnu Katsir: ” tiap malam beliau biasa mengumpulkan para istri di rumah istri yg mendapat giliran malam itu. Hingga terkadang pada sebagian waktu beliau dapat makan malam bersama mereka. Setelah itu masing-masing istri pun kembali ke rumah. Beliau pernah tidur bersama salah seorang istri dlm satu pakaian. Beliau meletakkan rida - dari kedua pundak dan tidur dgn kain/ sarung. Dan biasa setelah shalat ‘Isya beliau shallallahu ‘alaihi wasallam masuk rumah dan berbincang-bincang sejenak dgn istri sebelum tidur guna menyenangkan mereka.
Demikian yg diperbuat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seorang Rasul pilihan pemimpin umat sekaligus seorang suami dan pemimpin dlm rumah tangganya. Kita dapati petikan kisah beliau dgn keluarga sarat dgn kelembutan dan kemuliaan akhlak. Sementara kita diperintah utk menjadikan beliau sebagai contoh teladan.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللهَ وَالْيَوْمَ اْلأَخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيْراً
“Sungguh telah ada bagi kalian pada diri Rasulullah contoh yg baik bagi orang yg mengharapkan perjumpaan dgn Allah dan hari akhir. Dan dia banyak mengingat Allah.”
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa`di rahimahullah berkata: “Ayat Allah ta`ala: وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ
dgn cara yg ma`ruf} meliputi pergaulan dlm bentuk ucapan dan perbuatan. Karena itu sepantas bagi suami utk mempergauli istri dgn cara yg ma`ruf menemani dan menyertai dgn baik menahan gangguan terhadap mencurahkan kebaikan dan memperbagus hubungan dengan termasuk dlm hal ini pemberian nafkah pakaian dan semisalnya. Dan hal ini berbeda-beda sesuai dgn perbedaan keadaan.”
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sendiri menjadikan ukuran kebaikan seseorang bila ia dapat bersikap baik terhadap istrinya. Beliau pernah bersabda:
أَكْمَلُ المُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنَسَائِهِمْ
“Mukmin yg paling sempurna iman adl yg paling baik akhlak di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adl yg paling baik terhadap istri-istrinya.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyatakan:
خِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنَسَائِهِمْ
karena para istri adl makhluk Allah yg lemah sehingga sepantas menjadi tempat curahan kasih sayang.
Di sisi lain beliau shallallahu alaihi wasallam memerintahkan utk berhias dgn kelembutan sebagaimana tuntunan beliau kepada istri Aisyah:
عَلَيْكِ بِالرِّفْقِ
“Hendaklah engkau bersikap lembut .”
Dan beliau shallallahu alaihi wasallam menyatakan:

إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُوْنَ فِي شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ
“Sesungguh kelembutan itu tidaklah ada pada sesuatu melainkan ia akan menghiasi . Dan tidaklah dihilangkan kelembutan itu dari sesuatu melainkan akan memperjeleknya.”

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي اْلأَمْرِ كُلِّهِ
“Sesungguh Allah mencintai kelembutan dlm segala hal.”
وَيُعْطِي عَلَى الرِّفْقِ مَا لاَ يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ وَمَا لاَ يُعْطِي عَلَى سِوَاهُ
“Dan Allah memberikan kepada sikap lembut itu dgn apa yg tdk Dia berikan kepada sikap kaku/ kasar dan dgn apa yg tdk Dia berikan kepada selainnya.”
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: “Dalam hadits-hadits ini menunjukkan keutamaan sikap lemah lembut dan penekanan utk berakhlak dengannya. Serta celaan terhadap sikap keras kaku dan bengis. Kelembutan merupakan sebab tiap kebaikan. Yang dimaksud dgn Allah memberikan kepada sikap lembut ini adl Allah memberikan pahala atas dgn pahala yg tdk diberikan kepada selainnya.
Al-Qadhi berkata: “Makna dgn kebaikan tersebut akan dimudahkan tercapai tujuan-tujuan yg diinginkan dan akan dimudahkan segala tuntutan maksud dan tujuan yg ada. Di mana hal ini tdk dimudahkan dan tdk disediakan utk yg selainnya.”
Dalam hubungan dgn istri dan keluarga seorang suami harus membiasakan diri dgn sifat rifq ini. Termasuk kelembutan seorang suami ialah bila ia menyempatkan utk bercanda dan bersenda gurau dgn istrinya. Hal ini dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dgn istri sebagaimana dinukilkan di atas. ‘Aisyah radhiallahu anha menceritakan apa yg ia alami dgn suami dan kekasih yg mulia. dlm sebuah safar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada para shahabatnya:
“Majulah kalian “. mk mereka pun berjalan mendahului beliau. Lalu beliau berkata kepada ‘Aisyah : “Ayo kita berlomba lari”. Kata Aisyah: “Akupun berlomba bersama beliau dan akhir dapat mendahului beliau”. Waktupun berlalu. Ketika Aisyah telah gemuk Rasulullah kembali mengajak berlomba dlm satu safar yg beliau lakukan bersama ‘Aisyah. Beliau bersabda kepada para shahabatnya: “Majulah kalian”. mk mereka pun mendahului beliau. Lalu beliau berkata kepadaku: “Ayo kita berlomba lari”. Kata ‘Aisyah: “Aku berusaha mendahului beliau namun beliau dapat mengalahkanku”. Mendapatkan hal itu beliau pun tertawa seraya berkata: “Ini sebagai balasan lomba yg lalu .” .
Allah ta`ala Yang Maha Adil menciptakan wanita dgn segala kekurangan dan kelemahannya. Ia butuh dibimbing dan diluruskan krn ia merupakan makhluk yg diciptakan dari tulang yg bengkok. Namun meluruskan butuh kelembutan dan kesabaran agar ia tdk patah.
المرْأَةُ كَالضِّلَعِ إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ
“Wanita itu seperti tulang rusuk bila engkau meluruskan engkau akan mematahkannya. Dan bila engkau ingin bersenang-senang dengan engkau dapat bersenang-senang dengan namun pada diri ada kebengkokan.”
Demikian disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dlm hadits yg diriwayatkan Al-Imam Al-Bukhari dlm Shahih- dan Al-Imam Muslim dlm Shahih- . Dan hadits ini diberi judul bab oleh Al-Imam Al-Bukhari dgn bab Al-Mudarah ma`an Nisa .
Rasul yg mulia shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:

وَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا فَإِنَّهُنَّ خُلِقْنَ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلاهُ فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ فَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا
“Berwasiatlah kalian kepada para wanita krn mereka itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan bagian yg paling bengkok dari tulang rusuk adl bagian yg paling atas. Bila engkau paksakan utk meluruskan mk engkau akan mematahkannya. Namun bila engkau biarkan begitu saja mk dia akan terus menerus bengkok. Karena itu berwasiatlah kalian kepada para wanita .”
Dalam riwayat Muslim disebutkan:
وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهُ وَكَسْرُهَا طَلاقُهَا
“Dan bila engkau paksakan utk meluruskan mk engkau akan mematahkannya. Dan patah adl dgn menceraikannya.”
Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-’Asqalani rahimahullah berkata: “Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam maksud adl aku wasiatkan kepada kalian utk berbuat baik dgn para wanita . mk terimalah wasiatku ini berkenaan dgn diri mereka dan amalkanlah.”
Beliau melanjutkan: “Dan dlm sabda Nabi seakan-akan ada isyarat agar suami meluruskan istri dgn lembut tdk berlebih-lebihan hingga mematahkannya. Dan tdk pula membiarkan hingga ia terus menerus di atas kebengkokannya.”
Dalam hadits ini juga ada beberapa faidah di antara disukai utk bersikap baik dan lemah lembut terhadap istri utk menyenangkan hati Di dlm hadits ini juga menunjukkan bagaimana mendidik wanita dgn memaafkan dan bersabar atas kebengkokan mereka. Siapa yg tdk berupaya meluruskan mereka dia tdk akan dapat mengambil manfaat darinya. Padahal tdk ada seorang pun yg tdk butuh dgn wanita utk mendapatkan ketenangan bersama dan membantu dlm kehidupannya. Hingga seakan-akan Nabi mengatakan: “Merasakan keni’matan dgn istri tdk akan sempurna kecuali dgn bersabar terhadapnya”. Dan satu faidah lagi yg tdk boleh diabaikan adl tdk disenangi bagi seorang suami utk menceraikan istri tanpa sebab yg jelas.
Dengan ada tuntunan beliau di atas seyogya seorang suami menjalankan tugas sebagai pemimpin dgn penuh kelembutan dan kasih sayang kepada istri dan keluarga yg lain. Sebagaimana istri pun diperintah utk taat kepada dlm perkara yg baik sehingga akan terwujud ketenangan di antara kedua dan abadilah ikatan cinta dan kasih sayang.

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِتَسْكُنُوْا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً
“Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya Dia menciptakan utk kalian istri-istri dari jenis kalian agar kalian merasakan ketenangan bersama dan Dia menjadikan cinta dan kasih sayang di antara kalian.”
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا
“Dialah yg menciptakan kalian dari jiwa yg satu dan Dia menjadikan pasangan dari jiwa yg satu itu agar jiwa tersebut merasa tenang bersamanya.”
Demikian kemuliaan dan kelembutan Islam yg menuntut pengamalan dari kita sebagai insan yg mengaku tunduk kepada aturan Ilahi. Wallahu ta`ala a`lam bish-shawab.

Sumber: www.asysyariah.com

Selasa, 03 Agustus 2010

KEUTAMAAN BULAN SYA'BAN

Oleh: Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed

Disunnahkan Memperbanyak Puasa

Masalah keutamaan bulan Sya’ban telah diriwayatkan dalam beberapa hadits, di antaranya dalam Shahih Muslim dari ‘Aisyah رضي الله عنها. Beliau berkata:

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُوْمُ حَتَّى نَقُوْلَ لاَ يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُوْلَ لاَ يَصُوْمُ وَمَا رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطْ إِلاَّ رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامً فِي شَعْبَانَ. (رواه مسلم)

“Rasulullah صلى الله عليه وسلم berpuasa hingga kami mengatakan beliau صلى الله عليه وسلم tidak pernah berbuka, dan beliau berbuka hingga kami mengatakan bahwa beliau صلى الله عليه وسلم tidak pernah puasa. Namun Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak pernah berpuasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan. Dan aku tidak pernah melihat satu bulan yang paling banyak beliau berpuasa kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ‘Aisyah رضي الله عنها ditanya tentang puasa Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Beliau رضي الله عنها menjawab:

كَانَ يَصُوْمُ حَتَّى نَقُوْلَ قَدْ صَامَ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُوْلَ قَدْ أَفْطَرَ وَلَمْ أَرَهُ صَائِمًا مِنْ شَهْرٍ قَطْ مِنْ صِيَامِهِ مِنْ شَعْبَانَ كَانَ يَصُوْمُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيْلاً. (رواه مسلم)

“Beliau صلى الله عليه وسلم berpuasa hingga kami mengatakan beliau selalu berpuas. Dan beliau tidak berpuasa sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak pernah berpuasa. Aku tidak pernah melihat beliau berpuasa yang paling banyak seperti di bulan Sya’ban. Beliau صلى الله عليه وسلم berpuasa hampir seluruhnya. Beliau berpuasa di bulan Sya’ban seluruhnya kecuali sedikit.” (HR. Muslim)

Bid’ah-bid’ah pada Bulan Sya’ban

1. Bid’ah Shalat Bara’ah/Alfiyyah

Imam Al-Fatani رحمه الله berkata dalam kitabnya Tadzkiratul Maudhu’at: “Di antara hal-hal yang diadakan manusia pada malam nishfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban) adalah shalat alfiyah (shalat seribu raka’at). Seratus raka’at dikerjakan sendiri dan sepuluh raka’at-sepuluh raka’at berikutnya dilakukan secara berjama’ah. Mereka membesar-besarkan malam nishfu Sya’ban melebihi hari Jum’at dan hari raya. Padahal tidak diriwayatkan satu dalil pun dari hadits atau ucapan para shahabat, kecuali dha’if atau maudhu’. Maka janganlah terpedaya dengan disebutkannya perayaan nishfu Sya’ban dalam kitab Quutul Quulub, Al-Ihya’ dan lain-lain.” (As-Sunan wal Mubtada’at, hal. 144)

Al-Iraqi رحمه الله berkata: “Hadits tentang shalat di malam nishfu Sya’ban adalah hadits-hadits batil. Bahkan Ibnul Jauzi رحمه الله memasukkannya ke dalam hadits-hadits maudhu’ (palsu).”

2. Dzikir dan Shalat Khusus pada Malam Nishfu Sya’ban

Adapun dzikir dan shalat khusus pada malam nishfu Sya’ban tidak disunnahkan dan tidak diriwayatkan dalam satu hadits pun yang shahih.

Adapun riwayat yang berbunyi:

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا. (رواه ابن ماجه)

“Jika datang malam pertengahan di bulan Sya’ban, maka shalatlah pada malamnya dan berpuasalah dia siang harinya.” (HR. Ibnu Majah dari ‘Ali رضي الله عنه)

Hadits ini disebutkan dalam catatan kakinya: “Sanadnya dha’if, karena kelemahan rawi yang bernama Ibnu Abi Bisrah. Imam Ahmad dan Ibnu Ma’in mengatakan bahwa dia memalsukan hadits.” (As-Sunan wal Mubtada’at, hal. 145)

Syaikh Al-Albani رحمه الله menyebutkan hadits di atas palsu (maudhu’) dalam Dha’if Ibnu Majah, 1/294. (pent.)

Berkata Muhammad ‘Abdus Salam Asy-Syuqairi: Adapun shalat enam raka’at pada malam nishfu Sya’ban dengan niat tolak bala, memanjangkan umur, mencukupkan diri dari manusia; demikian pula membaca surat Yasin dan do’a di antara shalat tersebut tidak ragu lagi yang demikian adalah perkara baru (muhdats) dalam agama dan menyelisihi sunnah sayyidul mursalin. (As-Sunan wal Mubtada’at, hal. 145)

Berkata pensyarah kitab Al-Ihya’: “Shalat yang demikian (yakni 6 raka’at pada malam nishfu Sya’ban) sangat terkenal dalam kitab-kitab belakangan dari kitab-kitab sufi. Padahal aku tidak pernah melihat adanya sandaran yang shahih dari sunnah dalam masalah tersebut, demikian pula dalam masalah dzikir-dzikirnya.”

Berkata An-Najm Al-Ghaiti tentang menghidupkan malam nishfu Sya’ban dengan berjama’ah: “Yang demikian diingkari oleh kebanyakan para ulama dari penduduk Hijaz seperti Atha’ ibnu Abi Rabah, Ibnu Abi Malikah dan lain-lain. Demikian pula fuqaha Madinah dan para pengikut Imam Malik. Mereka semua berkata: “Perkara tersebut semuanya bid’ah, tidak disebutkan dalam masalah menghidupkan malam nishfu Sya’ban sedikit pun dari hadits Nabi صلى الله عليه وسلم dan tidak pula dari para shahabatnya.”

Imam Nawawi رحمه الله berkata: “Shalat Rajab dan Sya’ban kedua-duanya adalah bid’ah yang mungkar dan jelek.” (As-Sunan wal Mubtada’at, hal. 145)

3. Do’a Yaa Dzal Manni

Demikian pula bid’ahnya doa khusus pada malam nishfu Sya’ban yang berbunyi:

اللّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلاَ يَمن عَلَيْهِ يَا ذَا لْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

Ya Allah, wahai pemilik segala pemberian dan tidak pernah membutuhkan pemberian. Wahai Yang Maha Mulia dan Maha Tinggi….

Telah diisyaratkan dalam ucapan pensyarah kitab Al-Ihya’ bahwa do’a tersebut tidak ada asalnya dan tidak ada sandarannya.

Demikian pula dikatakan oleh penulis kitab Asnal-Mathalib, bahwa doa itu disusun oleh beberapa orang shalih dari dirinya sendiri. Dikatakan dia adalah Al-Buni.

Tentunya walaupun kita boleh berdoa dengan apa pun yang kita minta kepada Allah, namun tidak boleh mengkhususkan satu doa untuk tanggal tertentu, bulan tertentu tanpa dalil dari hadits-hadits yang shahih.

Maka wahai hamba Allah, jika satu ibadah tidak diperintahkan dalam Al-Qur’an, tidak pula dicontohkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam sunnah, bahkan tidak pula oleh para khalifah-khalifahnya dan seluruh para shahabatnya, maka janganlah kita beribadah dengannya.

Dalam Musnad Imam Syafi’i رحمه الله diriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengucapkan talbiyah dengan kalimat:

لَبَّيْكَ إِلَهَ الْحَقّ لَبَّيْكَ

Dalam riwayat lain:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ

Kemudian diriwayatkan bahwa Sa’ad bin Abi Waqash mendengar beberapa orang dari kaum kerabatnya membaca talbiyah:

يَا ذَا الْمَعَارِجِ

Maka Sa’ad bin Abi Waqash berkata:

إِنَّهُ لَذُوْ الْمَعَارِجِ، وَمَا هَكَذَا كُنَّا نَلْبِي عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Memang benar bahwa Allah memiliki Ma’arij, tetapi tidak demikian kita diajarkan talbiyah pada zaman Rasulullah صلى الله عليه وسلم.”

Atsar ini menunjukkan betapa besar kehati-hatian para shahabat dalam beribadah. Tidak berani merubah kalimat-kalimat apalagi menambahinya. Ketika mendengar sebagian kaum muslimin mengucapkannya dengan kalimat yang berbeda dengan apa yang diajarkan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم walaupun secara makna benar mereka menegurnya, seperti apa yang dilakukan oleh Sa’ad bin Abi Waqash di atas.

Nishfu Sya’ban bukan Lailatul Qadar

Berkata Muhammad ‘Abdus Salam Asy-Syuqairi: Adapun pendapat yang mengatakan bahwa malam nishfu Sya’ban adalah malam lailatul qadar, maka itu adalah pendapat yang batil dengan kesepakatan para ulama dari kalangan ahlul hadits dan para peneliti hadits.

Imam Ibnu Katsir رحمه الله juga menyatakan batilnya pendapat ini dalam tafsir beliau.

Imam Ibnul Arabi رحمه الله juga menyatakan ketika mensyarah hadits Tirmidzi: Telah disebutkan oleh sebagian penafsir bahwa ayat:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. (القدر: ١)

“Sesungguhnya Kami turunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar.” (Al-Qadr: 1)

Bahwa yang dimaksud adalah malam nishfu Sya’ban.

Ini adalah pendapat batil, karena Allah tidak menurunkan Al-Qur’an pada bulan Sya’ban. Hanya saja Allah سبحانه وتعالى katakan: “Kami turunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar.” Sedangkan malam lailatul qadar adalah pada bulan Ramadhan sebagaimana Allah katakan dalam ayat lain:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدى وَالْفُرْقَانِ… (البقرة: ١٨٥)

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan dan bathil)” (Al-Baqarah: 185) (As-Sunan wal Mubtada’at, hal. 146)

Berarti pendapat ini adalah pendapat yang menentang Al-Qur’an dan pendapat orang yang tidak mengerti apa yang dibicarakan di dalamnya.

Muhammad ‘Abdus Salam Asy-Syuqairi رحمه الله berkata:

Maka aku peringatkan kalian dari kebid’ahan ini, karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى juga menyatakan:

فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ. (الدخان: ٤)

“Padanya diputuskan segala perkara-perkara dengan bijak.” (Ad-Dukhan: 4)

Ayat ini menerangkan tentang malam lailatul qadar yang diberkahi yang padanya diputuskan perkara-perkara taqdir dengan adil. Dan ini bukan terjadi pada malam nishfu Sya’ban.

Wallahu ‘alam

Catatan:

Perkataan-perkataan para ulama di atas dinukil dari kitab As-Sunan wal Mubtada’at oleh Muhammad ‘Abdus Salam Asy-Syuqairi, hal. 144-146; kitab ini ditaqdim oleh Muhammad Khalil Harras)

(Sumber: Risalah Dakwah Manhaj Salaf Edisi 114/Th. III/16 Rajab 1427H/11 Agustus 2006M, hal. 1-4. Judul: Keutamaan Bulan Sya’ban. Diterbitkan oleh Yayasan Dhiya’us Sunnah, Jl. Dukuh Semar Gg. Putat RT 06 RW 03, Cirebon. Telp. (0231)222185. Penanggung Jawab & Pimpinan Redaksi: Ustadz Muhammad Umar As-Sewed; Sekretaris: Ahmad Fauzan/Abu Urwah, HP 081564634143; Sirkulasi/pemasaran: Abu ‘Abdirrahman Arief Subekti, HP 081564690956. Dinukil untuk http://akhwat.web.id)

Sabtu, 10 Juli 2010

Cara Bermain Game Atlantica Online: Cara Cheat Atlantica Gemscool

Atlantica Indonesia adalah game terbaru dari Gemscool. Ingin tau lebih jauh tentang game ini? artikel ini akan memberikan sinopsis, cara meng-install dan cheat Atlantica Indonesia .Cekidot!
Sinopsis Game Online Atlantica
Penduduk Atlantis menjadi sangat makmur setelah mereka menciptakan zat bernama Oriharukon. Keinginan untuk mempelajari rahasia dari bahan misterius ini, banyak peradaban lain memohon dengan sangat kepada penduduk Atlantis untuk membagi pengetahuan mereka, tetapi mereka menolaknya, menutup pintu mereka untuk orang asing.Orang-orang yang tetap memaksa, secara brutal dimusnahkan oleh penduduk Atlantis. Pada akhirnya, penduduk Atlantis kehabisan semua persediaan 4 kristal, bahan mentah untuk Oriharukon. Rasa haus mereka untuk kristal-kristal tersebut membawa kehancuran untuk 4 peradaban terhebat (Yellow River, Lembah Indus, Mesopotamia, dan Mesir), dan membuat mereka berencana menguasai dunia untuk menemukan kristal yang lain.Tetapi kesombongan dan keserakahan penduduk Atlantis hanya mengantarkan mereka kepada kematian. Ketika mereka kehilangan kontrol dari kekuatan gaib yang diciptakan dari Oriharukon, Atlantis lenyap dalam sekejap. Tetapi, sisa dari Oriharukon masih ada.

Quest
Untuk meneruskan perjalanan berbahaya yang ditakdirkan untukmu sebagai seorang keturunan dari Atlantis. Untuk menemukan tanah leluhurmu, yang hilang dari muka bumi dahulu kala. Untuk memenuhi takdirmu: Menyelamatkan ras manusia dari efek Oriharukon yang menghancurkan, sumber dari kekuatan penghancur milik Atlantis.
Kamu akan memulai sebuah perjalanan besar yang akan membawamu ke tempat-tempat yang misterius dan berbahaya di seluruh dunia, sepanjang sejarah waktu dan kehidupan manusia. Kamu akan memasuki pertarungan-pertarungan yang tak terhitung jumlahnya melawan makhluk-makhluk legenda dan ciptaan aneh, yang bermutasi dan mematikan karena efek dari Oriharukon. Selain itu, kamu harus membantu para prajurit bayaran yang kamu temui sepanjang perjalanan, melawan musuh bersama-sama. Kamu akan mengumpulkan petunjuk-petunjuk dari peradaban lama yang tersisa, yang akan membawamu ke tanah yang hilang Atlantis, serta rahasia-rahasia yang ada di dalamnya.

SEJARAH ISLAM DI INDONESIA

Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.

Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil'alamin.

Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah - terutama Belanda - menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.

Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.

Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi'i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).

(Bersambung)

Cara Beribadah kepada Allah

Setelah memahami bahwa tujuan manusia adalah menyembah Allah, perlu kita pelajari bagaimana cara-cara manusia menyembah Allah. Kemajuan lahir dan batin manusia tidak terpisah. Dengan manusia menyembah Allah secara lengkap dan tepat, maka ajaran Islam akan terlihat cantik

Cara menyembah Allah ada 3 bagian,

1. Ibadah yang asas : mempelajari, memahami, meyakini, rukun iman, serta mempelajari, memahami dan melaksanakan rukun islam.
2. Ibadah fadhailul amal : Amalan-amalan yang utama seperti puasa Senin Kamis, shalat tahajud, shalat sunat rawatib, membaca ayat-ayat tasbih, tahmid, tahlil, membaca shalawat, dll
3. Ibadah yang umum, yang lebih luas, seluas dunia, yaitu ibadah yang mubah jadi ibadah asalkan menempuh lima syarat ibadah

Lima syarat ibadah untuk ibadah umum adalah sebagai berikut

1. Niat mesti betul
2. Perkara yang kita buat dibenarkan syariat
3. Pelaksanaan sesuai dengan syariat
4. Natijah (hasil) digunakan sesuai syariat
5. Jangan tertinggal ibadah yang asas

Ibadah yang asas, serta ibadah yang fardhu, kalau kita dapat amalkan sungguh-sungguh lahir dan batin, dengan penuh khusyuk, dapat membuahkan akhlak yang mulia, budi pekerti yang baik, khusnul khulq. Akhlak yang mulia ini merupakan buah ibadah. Sebab itulah Allah menilai ibadah manusia bukan atas dasar banyak tapi sejauh mana memberi hasil, dapat membuahkan akhlak. Seharusnya makin banyak beribadah, makin halus akhlaknya. Itu yang disebut amal taqwa, amal sholeh. Tapi kalau ibadah banyak tidak membuahkan akhlak mulia, masih lagi dihukum di neraka.

Pernah Rasulullah SAW berkumpul bersama dengan para sahabat, kemudian Rasulullah berkata, saya memiliki seorang tetangga wanita, dia berpuasa siang harinya dan di malam harinya shalat tahajjud, tetapi ia ahli neraka. Sahabat bertanya, bagaimana wanita itu ya Rasulullah, jawab baginda Rasulullah SAW, wanita itu selalu menyakiti tetangga dengan lidahnya. (Tidak ada kebaikan lagi baginya) dia adalah ahli neraka. Kenapa ? sebab ibadah tak berbuah. Jadi orang yang menyakiti orang lain, ibadahnya tidak melahirkan akhlak.

Sementara itu satu hari Rasulullah SAW bercerita di depan sahabat, tidak lama lagi akan datang seseorang di majlis ini, dia ahli syurga. Kalau Rasulullah SAW berkata, dia itu ahli surga, maka itu pasti ahli syurga. Jadi sahabat menunggu siapa yang akan datang. Tak lama kemudian datang seseorang. Sahabat banyak yang tidak kenal. Setelah kuliah, sahabat ada yang ingin mengambil perhatian, apa amalannya sampai Rasulullah sebut dia ahli syurga. Sahabat itu mengikuti sampai ke rumahnya dan meminta izin untuk bermalam. Sahabat ingin melihat apa amalannya sehingga Rasulullah sebut ahli syurga. Jadi setelah diikuti sepanjang malam, tidak ada yang istimewa, shalat sunat tak dibuat, tahajud pun tak dibuat. Setelah subuh sahabat bertanya, waktu kuliah semalam Rasulullah berkata, sebelum saudara datang, sebentar lagi akan datang seorang ahli syurga. Saya ingin tanya apa amalan saudara, sampai dapat dikatakan ahli syurga. Jawab orang itu, saya bukan saja tidak ada hasad dengki (iri hati) dengan orang, niat untuk hasad pun tidak ada. Jadi ibadah yang sedikit berbuah.

Sedangkan ibadah yang ketiga adalah bentuk ibadah yang lebih luas lagi. Setiap kerja akan menjadi ibadah apabila menempuh lima syarat. Misalnya di bidang ekonomi, sains teknologi, pendidikan, pemerintahan, dan lain lain. Jelaslah bagi kita bahwa ibadah ini akan melahirkan pembangunan fisik. Inilah yang dikatakan ada keseimbangan di antara pembangunan rohaniah dan fisik.

Bagaimana yang disebut seimbang ? Bila kita melaksanakan ibadah yang pertama dan kedua artinya kita melahirkan akhlak yang mulia, kemudian melaksanakan ibadah yang ketiga dengan menempuh 5 syarat, maka melahirkan pembangunan fisik. Kalau umat Islam benar-benar mengikuti kaedah itu maka tentulah Islam akan berjaya memakmurkan dunia. Tetapi selagi kita masih mengikuti sistem orang lain, bukan kejayaan yang dicapai bahkan berkrisis sesama sendiri.

Setiap usaha ikhtiar kita akan jadi ibadah bila menempuh 5 syarat, banyak perkara yang kita tidak faham selama ini sudah dapat difahami. Apa yang kita fahami melalui kaedah 5 syarat ini :

1. Kaedah 5 syarat membuktikan bahwa kemajuan dunia dan kemajuan akhirat tidak terpisah, atau ibadah dan kemajuan tidak terpisah. Buktinya kalau kita menguruskan kedai dengan menempuh 5 syarat, bukankah itu kemajuan dunia. Dia dapat maju di bidang ekonomi, bahkan apabila dia menempuh 5 syarat, Allah nilai dengan syurga. Mana yang dikatakan terpisah di antara kemajuan dunia dan akhirat.
2. Setelah kita mengetahui tentang kaedah 5 syarat ini, maka salahlah pandangan umum selama ini yang menganggap 50 % dunia, 50 % akhirat. Mana ada 50-50 dalam Islam. Dalama Islam kemajuan dunia itulah juga kemajuan akhirat.
3. Dengan kaedah 5 syarat maka nampaklah pada kita keindahan Islam. Satu perkara kita buat, dapat dua keuntungan, untung dunia dan untung akhirat.
4. Pembangunan yang ditegakkan, baik di bidang sains teknologi, pendidikan dsb., itu merupakan buah. Buah yang lahir ada pohonnya, yaitu karena umat Islam menegakkan hukum-hukum dan inadabh kepada Allah dalam kehidupan. Contohnya yang membuat perniagaan dengan membuka kedai karena tuntutan fardhu kifayah. Bila maju kedai itu artinya dia telah membangun kemajuan di bidang ekonomi.
5. Kalau begitu, semakin banyak umat Islam beribadah dengan cara yang ketiga, maka semakin banyaklah kemajuan umat Islam. Akhirnya umat Islam dapat berdikari tanpa bersandar nasib dengan tamadun orang kafir. Sebaliknya jika umat Islam lalai menegakkan ibadah bentuk yang ketiga maka semakin kurang kemajuan yang dicapai oleh umat Islam. Akhirnya umat Islam akan selamanya bersandar nasib dengan orang yang bukan Islam dan sampai kapanpun umat Islam akan hina diperhambakan orang.

Justru itulah kalau kita fahami maka ajaran Islam akan terlihat cantik, di samping kita mendapat kemajan di dunia, juga mendapat kemajuan di akhirat. Kemajuan yang dicapai tidak menimbulkan krisis sesama sendiri. Tetapi kalau kita tidak dapat memahami ajaran Islam dan lalai pula mengamalkannya, maka kita tidak akan mendapat kemajuan walaupun kita usahakan, sebaliknya kita bahkan akan berkrisis sesama sendiri.

Seri Membuat Warnet : Memilih Billing System Warnet yang Baik

“Billing system bukan saja berfungsi sebagai mesin pencatat dan penghitung aktivitas usaha rental komputer seperti Warnet. Kebutuhan akan fitur yang multi fungsi membuat sebuah billing system warnet harus mampu bekerja layaknya seorang manager yang handal”.

Apakah Anda harus mengawasi Warnet anda setiap saat? Disebabkan masih menggunakan sistem manual. Atau software yang Anda gunakan tidak memiliki kemampuan untuk memberikan hasil output yang optimal dalam me-manage usaha Anda. Untuk memilih software yang tepat dalam mengatasi segala permasalahan sekitar pengelolaan warnet paling tidak billling sistim yang baik harus memiliki kriteria seperti dibawah ini :

1. Memiliki kemampuan web based technology. Cyber monitor sendiri merupakan suatu sistem pengaturan profesional, monitoring dan sistem manajemen untuk warnet atau institusi lain yang menyediakan komputer untuk penggunaan publik. Dalam hal ini kita mendasarkan teknologi Cyber Monitor dengan web sepenuhnya. Dengan web yang self-documented, cyber monitor bekerja berdasarkan alat penghubung yang dapat mengatur keamanan serta penagihan dan laporan yang diperlukan melalui browser dari/dimanapun.
2. ‘Njelimet dalam hal report. Laporan adalah sesuatu yang vital di dalam me-manage warnet. Laporan berhubungan dengan perubahan, pelanggan, jam, hari kerja, pendapatan dan pemakaian client. Banyak billing yang sudah mampu mengerjakan pekerjaan ini dengan sangat baik.
3. Memiliki fitur income protection. Laporan penggunaan tiap client. Pemakaian tiap work-stasiun yang melindungi seluruh data transaksi serta mengkombinasikan dengan proses penagihan yang dapat di kontrol.
4. Centralized management yang tangguh. Manajemen yang mampu memonitor seluruh aktivitas jaringan dari satu tempat, melaksanakan eksekusi di seluruh work-station dengan cepat dan tepat.
5. Security profiles yang otoritas. Dimana kita dapat menetapkan sistem keamanan work-station untuk seluruh aktivitas work-stasiun dari satu tempat. Dan tidak hanya itu. Dengan konsep sistem keamanan otoritas, kita memiliki pilihan keamanan berbeda untuk tiap kelompok berdasar aktivitas work-station.
6. Auto backup dan auto connection. Menjadi guard seperti layaknya sebuah UPS yang dapat menggantikan tugas sementara saat situasi diluar normal. Data pun otomatis dapat tersimpan dengan aman tanpa khawatir hilang.
7. Audit Transaksi. Mampu melihat dengan optimal seluruh laporan dan proses yang terkait di dalamnya sebagai bahan edit sekaligus sebagai bahan laporan untuk melihat distribusi pemakaian warnet oleh pelanggan berdasar pemakaiannya.
8. Ease To Customize, Kemudahan dalam mengkonfigurasikan perangkat lunak menurut selera berdasar pilihan yang disediakan.
9. Low maintenance. Adanya sistem perhitungan paling tidak mengurangi ketergantungan dari beban yang terjadi akibat machine error. Billing dengan sendirinya dapat merawat lingkungan sekitar tempat tinggalnya secara otomatis.
10. Server virusses resist. Mampu melindungi seluruh komponen server yang rentan dari interfensi virus baik yang lansung maupun tidak langsung.

Billing yang baik juga tak selalu harus mahal dan buatan luar. Malah billing system buatan anak negeri terkadang memiliki keunggulan dari software impor. Billing sederhana malah dapat dibuat dengan menggunakan program excel.

Yang terpenting dari kesemuanya adalah software yang dipilih dapat membantu untuk me-manaje warnet dengan sempurna, cepat serta terjamin. Tidak jadi masalah seberapa besar warnet yang kita miliki. Karena pada dasarnya software memang dirancang untuk membantu menangani persoalan bagi pengusaha warnet, operator maupun pelanggan. Tugas utama software billing warnet ini adalah untuk menyediakan operator dan pelanggan suatu informasi penagihan dan pemilihan waktu akurat setiap saat.

Membuat Hotspot dengan Speedy di Rumah

Kalau kita jalan-jalan ke mal atau cafe, sering kita lihat tulisan Free Hotspot dan disitu biasanya banyak yang duduk-duduk santai sambil menikmati kopi atau makanan tp matanya ga pernah lepas dari nettbook atau laptop mereka, mereka sedang asyik berinternet ria, chating atau fesbukan. Pemandangan seperti itu sudah jamak di banyak tempat di jakarta sekarang, karena sering melihat seperti itu jadi terpikir untuk membuat hal yang sama dirumah, enak kali ya klu bisa hotspotan di rumah... J

nah daripada penasaran terus, ya ga ada salahnya untuk dicoba, karena masih buta soal ini ya kemana lagi klu bukan bertanya ke uncle google, bagaimana sich cara membuat hotspot dirumah?? setelah baca sana baca sini, diputuskan untuk mencobanya sendiri dirumah, kebetulan selama ini sudah berlangganan speedy berarti modal awalnya sudah ada.

Nah, karena jaringan internet sudah ada, modal berikutnya adalah membeli wireless Router, tanya-tanya lagi ke uncle google untuk mendapatkan yang cocok (maksudnya murah dan ok hehehe..), akhirnya diputuskan membeli TP Link WR543G seharga Rp.315.000 di sekitar Binus, pertimbangan selain harga cocok, modem adsl dirumah juga merk TP Link TD8817, nah sekarang tinggal proses setting deh.

Dengan bermodal trial and error, akhrinya berhasil juga membuat hotspot dirumah. ternyata ga susah-susah amat meskipun juga ga langsung berhasil..hehe.. sekarang browsing internet bisa dilakukan dimana aja, mau dikamar, ruang tamu, teras bisa ! PC, nettbook dan handphone pun juga nyambung semua sekarang, hehehe.. puas deh rasanya memiliki hotspot sendiri di rumah!

nah mungkin teman2 ada yang tertarik ingin membuat hotspot juga dirumah, ini saya share tutorial yang saya gunakan yang saya dapat dari uncle google tepatnya dari gudangnetwork.com, dengan sedikit tambahan hasil trial and error.

Oh ya untuk pelanggan speedy anda mesti tahu user id speedy dan passwordnya, biasanya user id sama dengan nomorspeedyanda@telkom.net
kalau password tidak tahu mesti tanya ke telkom.



Setting Wireless Router dengan Modem ADSL (Speedy)

Modem TPLink TD8817
Router TPLink WR543G
ISP Speedy


Wireless router kita sebut Router
Modem adsl/ speedy kita sebut Modem
PC/ Komputer/ Notebook dengan OS Windows XP

I. Cek IP Modem dan IP Router

* LAN connection di PC anda dibuat otomatis/ jangan diisi nomer IP apapun caranya, klik LAN connection di sebelah jam (pojok kanan bawah) pilih properties, double klik TCP/IP, pilih automatic semua.
* Sambungkan Modem dengan PC, dilihat LAN connection status/configuration dicatat IP Gateway yang ada. (tambahan: setting modem diubah menjadi bridge mode)
* Sambungkan Router dengan PC, dilihat LAN connection status/configuration dicatat IP Gateway yang ada. Atau bisa dilihat default IP, user name dan password per merk/ produk disini.. (tambahan: setting router dalam mode PPoE, masukkan user name dan password speedy anda)

Jika IP Modem sama dengan IP Router, maka IP Router harus diganti/ mengalah. misalnya IP-nya 192.168.1.1 menjadi 192.168.2.1

II. Mengganti IP Router
Login ke Router, panggil alamat 192.168.1.1 dengan mengetikan di alamat browser Internet Explorer/ Mozilla Firefox anda. masukan username: admin, password: admin. Umumnya begini, jika tidak berhasil coba di reset dulu routernya dengan menusuk lubang dibelakang router dengan pensil sampai router me-reset untuk tipe lain bisa dilihat disini.

Cari menu Status/ LAN setting, ubah 192.168.1.1 menjadi 192.168.2.1 save dan reboot. Tunggu sebentar sampai semua lampu indikator router stabil menyala. Sambungkan kabel UTP dari Modem ke Router melalui port WAN (ditandai dengan warna kuning untuk beberapa tipe router) Coba browsing situs favorite anda. Jika sudah bisa browsing anda telah selesai.
Jika belum bisa browsing, dilanjutkan lagi proses settingnya.

III. Setting IP Statis
Login kembali dengan alamat IP baru di browser, 192.168.2.1 Cari menu Status/WAN setting, pilih "Static IP" diisikan IP-nya manual: IP: 192.168.1.10 Subnet: 255.255.255.0 Gateway: 192.168.1.1 DNS1: 192.168.1.1 DNS2: 202.134.0.155 (DNS Telkom Speedy) ... Save dan reboot! Sekarang anda telah selesai men-setting Wireless Router anda. SAFE SURFING & ENJOY!!


Tambahan:
untuk memberikan nama pada jaringan hotspot anda, masuk ke wireless setting ganti SSID sesuai dengan selera anda, contoh saya ganti menjadi Balitaku, untuk memberikan password pada jaringan agar tidak sembarang orang bisa ikutan nimbrung di jaringan anda centang Enables Wireless Security, pilih WEP masukan password sesuka anda yang penting jangan sampai lupa yah.. J

Print this page